SEBAB UMUM TERJADINYA PERCERAIAN DALAM RUMAH TANGGA

Perceraian di Indonesia sekarang bukan hal yang aneh, bahkan banyak pasangan muda mudi yang menikah namun beberapa bulan mereka bercerai. Dan jika Anda mengamati kalangan artis dan masyarakat kalangan atas, perceraian serasa menjadi hal yang biasa. Bahkan banyak artis yang menikah beberapa kali tapi selalu gagal dan berujung pada perceraian. Mengapa mereka gemar bercerai, apakah memang menjadi hobi atau karena alasan tertentu? Cerai memang putusan yang terakhir dalam berumah tangga, tapi jika Anda bisa mempertahankan rumah tangga tentu perceraian tidak akan terjadi. Saat Anda memutuskan bercerai dengan pasangan, bukan hanya Anda dan pasangan yang hancur hatinya, tapi bagaimana dengan buah hati Anda?

Perceraian menimbulkan konflik batin pada anak, apalagi jika mereka beranjak remaja. Banyak remaja yang orang tuanya bercerai, mereka tidak bisa tumbuh layaknya anak yang memiliki orang tua utuh terutama psikologis mereka. Remaja yang orang tuanya bercerai cenderung memiliki masalah pada psikologis, mereka kadang melampiaskan masalah dalam keluarganya dengan hal yang negatif dan merugikan masa depannya. Sebagai orang tua, apakah Anda tidak kasihan dengan masa depan anak-anak jika harus bercerai dengan pasangan? Padahal banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan rumah tangga tanpa harus bercerai. Apalagi jika Anda dan pasangan sama-sama orang berpendidikan, memiliki karir yang bagus, pasti mudah bagi Anda untuk memutuskan sesuatu dengan piliran yang jernih.

Perceraian terjadi karena suami atau istri memiliki tekanan batin atau masalah, masalah tersebut tidak segera diatasi dan akhirnya semakin besar masalah yang muncul dalam keluarga. Beberapa masalah yang bisa menyebabkan perceraian diantaranya:

  1. Jarang komunikasi

Komunikasi sangat penting dalam rumah tangga, tanpa komunikasi hal ini bisa menimbulkan kecurigaan suami atau istri. Komunikasi bisa menghangatkan suasana, bisa membuat hubungan suami istri menjadi lebih dekat. Jika Anda dan pasangan jarang bersama dalam satu rumah, komunikasi sangat dibutuhkan walaupun hanya sekedar SMS atau lewat sosial media.Apapaun alat yang Anda gunakan untuk berkomunikasi akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi rumah tangga Anda.

  1. Sudah tidak ada kecocokan lagi

Kalau suami sudah tidak cocok dengan istrinya, apapun yang dilakukan istri tetap saja salah, demikian juga dengan istri. Perceraian sering terjadi karena suami atau istri sudah bosan dengan sikap yang ditunjukkan pasangannya. Ketidak cocokan ini sebenarnya bisa diatasi dengan adanya komunikasi yang baik, saling terbuka dan segera menyelesaikan masalah. Rasa tidak cocok muncul karena salah satu pasangan merasa pendapatnya atau tindakannya tidak disukai oleh pasangannya. Jika kedua belah pihak saling menghargai tentu mereka bisa merasakan kecocokan.

  1. Masalah ekonomi

Masalah ekonomi sering menjadi penyebab dalam perceraian, kesulitan ekonomi untuk mencukupi kebutuhan keluarga, mau tak mau suami dan istri harus bekerja. Tak jarang istri selalu menyalahkan suaminya dengan gaji yang pas-pasan atau bahkan kurang untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Jika istri selalu marah-marah pada suami karena masalah ini, pasti suami merasa tidak dihargai dan emosi. Jika salah satu pihak tidak memiliki kesadaran, masalah ini akan terus diperdebatkan dan pada akhirnya bisa menimbulkan perceraian.

  1. Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah masalah besar dalam rumah tangga, jika suami atau istri berselingkuh, bukan tak mungkin pasangannya mengajukan gugatan cerai. Perselingkuhan atau hadirnya pihak ketiga bukan hanya menyakiti salah satu pihak, namun perselingkuhan juga akan meghancurkan rumah tangga. Masalah ini sering terjadi di tengah-tengah masyarakat dan perceraian adalah jalan terbaik untuk mengobati sakit hati suami atau istri yang dihianati. Perselingkuhan ini sering terjadi karena masalah kepuasan seks, jika istri tidak bisa memberikan kepuasan seks pada suaminya, pasti suami bisa berpaling pada wanita lain.

  1. Istri yang susah diatur

Suami adalah kepala rumah tangga, suami berhak mengatur istrinya, namun tidak semua istri mau menuruti apa yang dikatakan suami. Apalagi saat ini, bila istri memiliki pekerjaan bagus, gajinya besar, pasti dia merasa bisa dalam segalanya dan akhirnya seenaknya sendiri. Istri yang susah diatur suami, mau menang sendiri bahkan tidak mempedulikan keluarganya, tentu suami bisa mengajukan cerai. Wanita karir cenderung lebih mementingkan pekerjaannya dibandingkan suami dan anak-anak. Mereka sibuk bekerja sehingga menimbulkan masalah dalam rumah tangga.

  1. Selalu bertengkar

Selalu bertengkar bahkan karena hal yang kecil, ini juga bisa menimbulkan perceraian. Sekalipun dalam rumah tangga sering terjadi pertengkaran, bukan berarti Anda harus bertengkar setiap hari dengan pasangan. Sekecil apapun masalahnya, sebisa mungkin harus diselesaikan dengan cepat. Kadang, mengalah adalah pilihan tepat agar tidak timbul pertengkaran untuk kesekian kalinya. Anda bisa mengalah demi kebaikandan demi keutuhan rumah tangga. Mengalah bukan berarti kalah, cobalah untuk berbicara baik-baik dengan pasangan agar tidak menyulut emosi dan amarah.

Nah, itulah penyebab umum terjadinya perceraian dalam rumah tangga. Semoga Rumah Taggan Anda selalu bahagia dan langgeng selalu.

Salam Sukses, Ning Asmara

Facebook Comments